Wednesday, April 25, 2012

Teruslah Berdiri Teguh


renungan ini dikutip dari buku "Your Best Life Now" karya Pastor Joel Osteen.


Firman Tuhan berkata, " Saat engkau sudah melakukan segala sesuatu yang engkau ketahui, teruslah berdiri teguh." ("Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu." -Efesus 6:13). Anda mungkin sedang berada dalam suatu keadaan di mana Anda telah melakkan yang terbaik hari ini. Anda telah berdoa, anda telah percaya, anda telah menaruh iman anda dengan teguh pada kebenaran firman Tuhan. Tetapi tampaknya seolah-olah tidak ada yang sedang terjadi. Sekarang anda tergoda untuk berkata, "Apa gunanya? Ini tidak akan pernah berubah!"


Jangan menyerah! Teruslah berdiri. Teruslah berdoa; teruslah percaya; teruslah berharap dalam iman. "Jangan buang keyakinanmu," satu terjemahan Alkitab mengatakan, "Besar upah yang menantinya." Tuhan akan memberikan upah kepada anda jika anda mau tetap berdiri dalam diri anda. Anda mungkin ada di rumah sakit, atau sedang berbaring tergeletak di rumah. Bahkan jika anda tidak dapat berdiri secara jasmani, tidak ada apapun yang dapat mencegah anda berdiri dalam diri anda. Penyakit itu mungkin telah membuat anda rubuh secara jasmani, tapi anda tidak perlu rubuh secara rohani atau emosional. Anda dapat terus bangkit berdiri dalam hati, pikiran dan kemauan anda.


Mungkin anda bekerja di sekitar orang2 yang selalu merendahkan anda, salah memperlakukan anda, berusaha membuat anda merasa buruk tentang diri sendiri. Biarlah pembicaraan sampah itu masuk ke dalam satu telinga dan keluar dari telinga lain. Mereka mungkin berusaha menjatuhkan anda dari luar, tetapi mereka tidak dapat menjatuhkan anda dari dalam diri anda. Jangan biarkan orang2 itu mencuri sukacita anda. Jangan biarkan masalah atau kesukaran itu membuat anda menjadi putus asa atau depresi. Tetaplah berdiri dalam diri anda.


Sebelum menjadi raja Israel, Daud dan orang-orangnya sedang keluar berpatroli satu hari, sedang melakukan apa yang Tuhan perintahkan. Tetapi sementara mereka sedang pergi, beberapa perampok menyerang kota mereka. Para perampok itu membakar runtuh rumah-rumah, mencuri harta kekayaan mereka, dan menculik wanita dan anak-anak. Saat Daud dan orang-orangnya kembali, mereka sangat hancur. Mereka meratap sampai tidak dapat meratap lagi. Tetapi sementara Daud duduk di sana sambil memperhatikan asap dan abu, ia membuat keputusan yang mengubah tujuan hidupnya. Ia terpukul jatuh dari luar, tetapi ia memutuskan bahwa ia akan bangkit berdiri dalam dirinya. Dan roh pemenang itu mulai bangkit dalam dirinya. Daripada hanya duduk-duduk diam sambil berkabung, Alkitab berkata bahwa Daud "mendorong dan memperkuat dirinya sendiri dalam Tuhan." Dengan kata lain, ia bangkit berdiri dalam dirinya. Ia berkata kepada para pengikutnya, "Ambillah perlengkapan senjatamu lagi, kita akan menyerang musuh." Dan mereka melakukannya. Sementara Daud dan para pengikutnya bertahan, Tuhan secara ajaib menolong mereka untuk mendapatkan kembali segala sesuatu yang telah dicuri dari mereka.


Anda mungkin sedang duduk-duduk saja sambil menunggu Tuhan mengubah keadaan anda. Nanti anda akan bahagia, nanti anda akan mempunyai sikap baik, nanti anda akan memberikan pujian kepada Tuhan. Tetapi TUhan sedang menunggu anda untuk bangkit berdiri dalam diri anda. Saat anda melakukan bagian anda, Ia akan mulai mengubah segala sesuatu dan bekerja secara menakjubkan dalam kehidupan anda.


Sahabatku, keadaan-keadaan anda adalah sasaran perubahan tiba-tiba, juga, khususnya saat anda mulai berdiri dalam diri anda. Saat anda menghadapi kesukaran, jangan menjadi orang yang cengeng. Jangan menjadi seorang yang suka mengeluh. Jangan bergelimpang dalam rasa mengasihani diri sendiri. Sebaliknya, milikilah sikap seorang pemenang. Dengan pertolongan Tuhan, anda dapat bangkit berdiri kembali dalam diri anda. Anda harus meperlihatkan kepada musuh bahwa anda lebih bertekad dibanding dia. Berteriaklah keras-keras jika anda harus, "Aku akan berdiri dalam iman bahkan jika aku harus berdiri seumur hidupku! Aku tidak akan menyerah dan menerima keadaan biasa-biasa saja. Aku akan terus percaya untuk yang terbaik. Aku akan terus berdiri dalam diriku tidak peduli berapa lama pun dibutuhkan!"


Tuhan ingin anda menjadi seorang pemenang, bukan seorang yang cengeng. Tidak ada alasan bagi anda untuk selamanya hidup di bawah keadaan-keadaan, selalu depresi, selalu putus asa. Tidak peduli seberapa seringnya anda terpukul jatuh, teruslah bangkit berdiri lagi. Tuhan melihat keputusan anda. Ia melihat tekad anda. Dan saat anda melakukan segala sesuatu yang dapat anda lakukan, itulah saat Tuhan akan melangkah ke dalam dan melakukan apa yang tidak dapat anda lakukan.

Sunday, April 22, 2012

Bagaimana Pria dan Wanita menyembunyikan Sakit Hati Mereka

Sekali lagi post tentang pria dan wanita. Tulisan ini dikutip dari buku John Gray yang berjudul Men are from Mars and Women are from Venus.

Bagaimana pria dan wanita menyembunyikan rasa sakit hati:
Pria:
1. Pria menggunakan amarah untuk menghindari perasaan-perasaan menyakitkan seperti kesedihan, tersinggung, menyesal, bersalah dan takut.
2. Pria menggunakan ketidakpedulian dan pengecilan hati untuk menghindari perasaan amarah yang menyakitkan.
3. Pria menggunakan perasaan tersinggung untuk menghindari rasa sakit hati
4. Pria menggunakan amarah dan sikap menang sendiri untuk menghindari rasa takut atau ketidakpastian
5. Pria menunjukkan rasa malu untuk menghindari amarah dan rasa sedih
6. Pria menunjukkan sikap damai dan tenang untuk menghindari amarah, takut, kekecewaan, kecil hati dan malu
7. Pria menggunakan sikap percaya diri untuk menghindari perasaan tak mampu
8. Pria menggunakan sikap agresif untuk mencegah perasaan takut.

Wanita:
1. Wanita menggunakan keprihatinan dan rasa cemas untuk mencegah perasaan menyakitkan seperti amarah, rasa bersalah, takut, dan kekecewaan
2. Wanita meunjukkan kebingungan untuk menghindari rasa amarah, kesal dan kecewa
3. Wanita menggunakan perasaan tak enak untuk menghindari rasa malu, amarah, sedih dan penyesalan
4. Wanita menggunakan rasa takut dan ketidakpastian untuk menghindari amarah, sakit hati dan sedih
5. Wanita menggunakan kesedihan untuk menghindari perasaan marah dan takut
6. Wanita menggunakan harapan untuk menghindari amarah, kesedihan, lepedihan dan penyesalan
7. Wanita menggunakan kebahagiaan dan rasa terima kasih untuk menghindari rasa sedih dan kecewa
8. Wanita menggunakan cinta dan pengampunan untuk menghindari perasaan sakit hati dan amarah.

Demikian kutipan dari buku tersebut, semoga membantu hubungan anda dan pasangan anda.
God Bless You always :)

Friday, April 13, 2012

Alasan Rahasia Mengapa Pria dan Wanita Bertengkar

Pembahasan di blog patsystory kali ini seputar pria dan wanita.
Tulisan ini diambil dari sebuah buku berjudul "Men are from Mars and Women are from Venus" dari John Gray, ph.d dan cukup membantu situasi kalian para pasangan yang kurang memahami satu sama lain sehingga muncul pertengkaran.

Alasan rahasia mengapa pria bertengkar:
alasan tersembunyi (AT):
1. "Aku tak senang kalau dia marah karena hal sepele yang kulakukan atau tidak kulakukan. Aku jadi merasa dikecam, ditolak, dan tidak diterima."
Yang dibutuhkan pria agar tidak bertengkar (YD):
1. Pria harus merasa diterima sebagaimana adanya. Sebaliknya ia merasa si wanita sedang berupaya memperbaikinya.

2. (AT): "Aku tak suka kalau dia mulai mengatakan bagaimana aku harus mengerjakan ini-itu. Aku tidak merasa dikagumi. Aku jadi merasa diperlakukan seperti anak kecil."
  (YD) : Pria merasa perlu dikagumi, sebaliknya ia merasa diremehkan.

3. (AT): "Aku tak suka kalau dia merasa terluka oleh ucapanku. Aku jadi merasa dicurigai, tidak dipahami dan disingkirkan."
   (YD): Pria merasa perlu diterima dan dipercayai, tapi ia malah merasa ditolak dan tidak diampuni.

4. (AT): " Aku tak suka diharapkan dapat membaca pikirannya. Aku tak bisa melakukannya dan aku jadi merasa tidak becus."
   (YD): Pria perlu merasa disetujui dan diterima, tp ia malah merasa gagal.



Alasan mengapa wanita bertengkar:
1. (AT) : "Aku tak suka kalau ia meremehkan perasaan atau permintaanku. Aku jadi merasa ditolak dan tidak penting."
   (YD) : Wanita perlu merasa dibenarkan dan disayangi, sebagai gantinya ia merasa dihakimi dan diabaikan.

2. (AT): " Aku tak suka kalau ia lupa melakukan hal2 yang kuminta, kemudian aku kedengerannya seperti merengek-rengek. Aku rasanya seperti mengemis dukungannya."
   (YD): Wanita perlu merasa dihormati dan diingat. Sebaliknya ia malah merasa dilupakan dan ditaruh di bagian paling bawah pada daftar prioritas pria.

3. (AT): "Aku tak suka dia menyalahkanku kalau aku marah. Sepertinya aku harus sempurna untuk dapat dicintai. Aku tidak sempurna."
   (YD): Wanita ingin pria memahami mengapa ia kecewa dan ia perlu yakin bahwa dirinya masih dicintai dan tidak perlu sempurna. Sebaliknya ia merasa tidak aman untuk menjadi dirinya sendiri.

4. (AT): "Aku tidak suka kalau ia menjelaskan mengapa aku seharusnya tidak sakit hati, risau, marah atau entah apa lagi. Aku merasa diremehkan dan tidak didukung."
   (YD): Ia perlu merasa dibenarkan dan dimengerti. Sebaliknya ia merasa tidak didukung, tidak disayang dan malah dibenci.


Yapphh... sekiranya beberapa cuplikan dari buku ini dapat membuka wawasan kita sebagai pria dan wanita agar sedikit demi sedikit dapat memahami satu sama lain.
Have a bless day!
God Bless You!

Thursday, April 12, 2012

Terang Cah'yaMu

Ini adalah sebuah lagu yang diciptakan serta dinyanyikan oleh Sr. Lisa Martosudjito, P.Karm.
Lagu ini pertama kali saya dengar saat berada di Lembah Karmel bulan Februari lalu.

Roh Kudus sang penghibur
Roh Kudus roh pembimbing
Tunjukkan jalanMu
Yang harus kutempuh

Ajarku tuk mengerti
Yang harus kuperbuat
TanpaMu terasa hampa
dan gelap gulita

Reff:
Ya Roh Kudus jamah hatiku
Kobarkanlah semangat baru
Kuberjalan terang cah'yaMu
Tak tersesat sampai tujuanku

UPDATE:
Cover yang saya buat dr lagu ini
Klik di sini