Day by day i feel like my relationship with God is even closer. Every single occasion i experienced makes my heart says that He is so wonderful and i'm so thankful for the changes i have in my life.
Today i learned something from Pastor Joel Osteen from Lakewood Church in the States. Although some people don't like him, but i do believe that God use him to motivate and let us be closer to Him without pushing us in the religion but to live our life in peace and thankful :)
The thing i've learned today is about 'How to Overcome the Disappointments in Life.'
I picked some important sentences from him to be shared:
1. Of course we have disappointments in our past, but don't being over bored! If you're still feeling sorrow, it means something wrong with you.
2. Say this: "I'm Moving On in My Life!"
3. Quit wasting your time trying to figure out something that you can't change! What's done is done, and let the past be the past. Quit dwelling on it and move on with your life. Focus on what you can change.
4. Don't let the enemy keep where you are, you've gotta let it (the disappointments) go.
5. Don't let the regret of yesterday destroy the hope of tomorrow.
6. The mercies of God are fresh & new every single day.
7. LEARN TO FORGIVE YOURSELF
8. Because of guilt, you're going back and trying to correct everything you've done wrong.
9. RECEIVE GOD'S MERCY & FORGIVENESS
10. The more you dwell on this disappointments, the more you block God's blessing that coming into your life.
11. God always has another plan
12. Have a fresh attitude, start moving on with your life and DON'T GET STUCK IN THE OLD!
13. Don't bring all the pains, disappointments, hurts of the past into the present and destroy the future.
That's all i have for today. Be blessed!
Showing posts with label religion. Show all posts
Showing posts with label religion. Show all posts
Monday, November 25, 2013
Thursday, June 14, 2012
In Christ Alone
One song by Brian Littrel (Backstreet Boys), which made me so touch that God is really the one who makes me stronger and give me hope in this life.
This is my cover and the lyrics:
https://www.box.com/s/e5230b9621691611c755
This is my cover and the lyrics:
https://www.box.com/s/e5230b9621691611c755
In Christ alone will I glory
Though I could pride myself in battles won
For I’ve been blessed beyond measure
And by His strength alone I’ll overcome
Oh, I could stop and count successes like diamonds in my hands
But those trophies could not equal to the grace by which I stand
Though I could pride myself in battles won
For I’ve been blessed beyond measure
And by His strength alone I’ll overcome
Oh, I could stop and count successes like diamonds in my hands
But those trophies could not equal to the grace by which I stand
Chorus:
In Christ alone
I place my trust
And find my glory in the power of the cross
In every victory
Let it be said of me
My source of strength
My source of hope
In Christ alone
I place my trust
And find my glory in the power of the cross
In every victory
Let it be said of me
My source of strength
My source of hope
Is Christ alone
In Christ alone do I glory
For only by His grace I am redeemed
For only His tender mercy
Could reach beyond my weakness to my need
And now I seek no greater honor in just to know Him more
And to count my gains but losses to the glory of my Lord
For only by His grace I am redeemed
For only His tender mercy
Could reach beyond my weakness to my need
And now I seek no greater honor in just to know Him more
And to count my gains but losses to the glory of my Lord
Chorus:
In Christ alone
I place my trust
And find my glory in the power of the cross
In every victory
Let it be said of me
My source of strength
My source of hope
In Christ alone
I place my trust
And find my glory in the power of the cross
In every victory
Let it be said of me
My source of strength
My source of hope
Sunday, June 3, 2012
Godly Family
Title ini adalah tema yang saya dengar pagi hari tadi dari Pdt. Jose Carol di JPCC (Jakarta Praise Community Church) dan dengan senang hati saya teruskan ke teman2 sekalian yang rindu akan Tuhan, rindu akan gereja ini dan yang ingin membacanya.
Luk 6:43 berbunyi:
"Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik, dan juga tidak ada pohon yang tidak baik yang menghasilkan buah yang baik."
Buah itu adalah hasil dari sebuah pohon. Jika buah itu baik, maka itu artinya bahwa pohon yang membuahkan itu adalah pohon yang baik, dan begitu juga sebaliknya. Saat kita mempunyai masalah, kita selalu melihat hasilnya. Jika hasil itu buruk, maka kita akan marah-marah, dsb namun kita tidak melihat apa yang menyebabkan hasil itu menjadi buruk. Pak Jose mengatakan, biasanya ia sebagai seorang pendeta akan mendapat telepon dari jemaat yang sedang bermasalah, dan mengatakan misalnya "istri/anak/suami saya tiba2 pergi dari rumah." Satu kata yang paling mencolok adalah "TIBA2", seakan semuanya itu tidak memiliki alasan mengapa hal itu terjadi. Inilah salah satu contoh di mana kita tidak melihat sumber maslaah namun hanya melihat hasilnya saja. Jika kita hanya memperbaiki hasil tanpa melihat sumber masalahnya, maka usaha kita sia2.
Kita tidak mungkin berurusan dengan buahnya, tanpa berurusan dengan pohonnya.
Beberapa point penting:
1. Inilah bunyi Mazmur 127:
"Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga."
Keluarga yang Ilahi adalah keluarga yang tidak sempurna, dan juga tidak diharapkan untuk menjadi sempurna karena kita sebagai manusia juga tidak sempurna. Namun keluarga yang baik adalah keluarga yang melibatkan Tuhan di dalamnya. Gerejapun tidak sempurna, semegah dan sebangga apapun kita dengan gereja kita sekarang, sehebat apapun hasil yang telah diberikan oleh gereja itu, gereja itu juga tidak sempurna. Maka dari itu, kembali ke tema keluarga, bersyukurlah hendaknya kita sejak sekarang karena memiliki keluarga yang telah diberikan Tuhan pada kita. Kita tidak bisa memilih di keluarga mana kita mau hidup, namun Tuhan punya rencana yang baik adanya.
2. Inilah bunyi Efesus 5:31 :
"Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging."
Keluarga adalah tempat belajar dan bertumbuh. Anak2 pada umumnya belajar dari apa yang mereka liat sebagai contoh dari orang tua mereka. Seorang anak laki-laki akan bertumbuh menjadi pria seperti ayahnya dan seorang anak perempuan akan bertumbuh menjadi wanita seperti ibunya. Jika orangtua mereka mengajarkan atau memperlihatkan perlakuan buruk kepada sang anak, maka anak yang kini sudah dewasa dan siap menikah juga akan berperilaku sebagian besar sama dengan contoh yang mereka lihat saat mereka kecil hingga dewasa. Seorang pria akan sebagian besar sama seperti ayahnya dan seorang wanita sebagian besar akan sama seperti ibunya.
Seseorang yang sudah menikah sebaiknya hidup dan tinggal di rumah yang terpisah dari orang tua mereka agar menjadi semakin dewasa dalam membina keluarga baru.
Seorang pria, walaupun tidak pernah diperlihatkan kepada pacarnya, pada umumnya berpengharapan bahwa istrinya akan menjadi figur ibu seperti ibunya. Banyak kasus seperti contohnya, seorang istri yang ingin menjadi wanita karir, dan sang suami menjadi mengeluh karena yang ia lihat adalah sosok istri yang berbeda dari yang ia lihat dari ibunya yang dahulu sering memasak dan mengurus rumah tangga. Oleh karena itu mengapa pasangan muda biasanya mulai mengalami ketidakcocokan di awal pernikahan mereka, karena mereka tidak mengungkapkan hal itu sejak awal.
3. Inilah bunyi 1 Kor 13:
"Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap."
Keluarga harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak. Keluarga adalah tempat kita membagikan kasih. Tumbuhkanlah kasih di dalam keluarga kita.
-------------------------------------------------------
Wednesday, April 25, 2012
Teruslah Berdiri Teguh
renungan ini dikutip dari buku "Your Best Life Now" karya Pastor Joel Osteen.
Firman Tuhan berkata, " Saat engkau sudah melakukan segala sesuatu yang engkau ketahui, teruslah berdiri teguh." ("Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu." -Efesus 6:13). Anda mungkin sedang berada dalam suatu keadaan di mana Anda telah melakkan yang terbaik hari ini. Anda telah berdoa, anda telah percaya, anda telah menaruh iman anda dengan teguh pada kebenaran firman Tuhan. Tetapi tampaknya seolah-olah tidak ada yang sedang terjadi. Sekarang anda tergoda untuk berkata, "Apa gunanya? Ini tidak akan pernah berubah!"
Jangan menyerah! Teruslah berdiri. Teruslah berdoa; teruslah percaya; teruslah berharap dalam iman. "Jangan buang keyakinanmu," satu terjemahan Alkitab mengatakan, "Besar upah yang menantinya." Tuhan akan memberikan upah kepada anda jika anda mau tetap berdiri dalam diri anda. Anda mungkin ada di rumah sakit, atau sedang berbaring tergeletak di rumah. Bahkan jika anda tidak dapat berdiri secara jasmani, tidak ada apapun yang dapat mencegah anda berdiri dalam diri anda. Penyakit itu mungkin telah membuat anda rubuh secara jasmani, tapi anda tidak perlu rubuh secara rohani atau emosional. Anda dapat terus bangkit berdiri dalam hati, pikiran dan kemauan anda.
Mungkin anda bekerja di sekitar orang2 yang selalu merendahkan anda, salah memperlakukan anda, berusaha membuat anda merasa buruk tentang diri sendiri. Biarlah pembicaraan sampah itu masuk ke dalam satu telinga dan keluar dari telinga lain. Mereka mungkin berusaha menjatuhkan anda dari luar, tetapi mereka tidak dapat menjatuhkan anda dari dalam diri anda. Jangan biarkan orang2 itu mencuri sukacita anda. Jangan biarkan masalah atau kesukaran itu membuat anda menjadi putus asa atau depresi. Tetaplah berdiri dalam diri anda.
Sebelum menjadi raja Israel, Daud dan orang-orangnya sedang keluar berpatroli satu hari, sedang melakukan apa yang Tuhan perintahkan. Tetapi sementara mereka sedang pergi, beberapa perampok menyerang kota mereka. Para perampok itu membakar runtuh rumah-rumah, mencuri harta kekayaan mereka, dan menculik wanita dan anak-anak. Saat Daud dan orang-orangnya kembali, mereka sangat hancur. Mereka meratap sampai tidak dapat meratap lagi. Tetapi sementara Daud duduk di sana sambil memperhatikan asap dan abu, ia membuat keputusan yang mengubah tujuan hidupnya. Ia terpukul jatuh dari luar, tetapi ia memutuskan bahwa ia akan bangkit berdiri dalam dirinya. Dan roh pemenang itu mulai bangkit dalam dirinya. Daripada hanya duduk-duduk diam sambil berkabung, Alkitab berkata bahwa Daud "mendorong dan memperkuat dirinya sendiri dalam Tuhan." Dengan kata lain, ia bangkit berdiri dalam dirinya. Ia berkata kepada para pengikutnya, "Ambillah perlengkapan senjatamu lagi, kita akan menyerang musuh." Dan mereka melakukannya. Sementara Daud dan para pengikutnya bertahan, Tuhan secara ajaib menolong mereka untuk mendapatkan kembali segala sesuatu yang telah dicuri dari mereka.
Anda mungkin sedang duduk-duduk saja sambil menunggu Tuhan mengubah keadaan anda. Nanti anda akan bahagia, nanti anda akan mempunyai sikap baik, nanti anda akan memberikan pujian kepada Tuhan. Tetapi TUhan sedang menunggu anda untuk bangkit berdiri dalam diri anda. Saat anda melakukan bagian anda, Ia akan mulai mengubah segala sesuatu dan bekerja secara menakjubkan dalam kehidupan anda.
Sahabatku, keadaan-keadaan anda adalah sasaran perubahan tiba-tiba, juga, khususnya saat anda mulai berdiri dalam diri anda. Saat anda menghadapi kesukaran, jangan menjadi orang yang cengeng. Jangan menjadi seorang yang suka mengeluh. Jangan bergelimpang dalam rasa mengasihani diri sendiri. Sebaliknya, milikilah sikap seorang pemenang. Dengan pertolongan Tuhan, anda dapat bangkit berdiri kembali dalam diri anda. Anda harus meperlihatkan kepada musuh bahwa anda lebih bertekad dibanding dia. Berteriaklah keras-keras jika anda harus, "Aku akan berdiri dalam iman bahkan jika aku harus berdiri seumur hidupku! Aku tidak akan menyerah dan menerima keadaan biasa-biasa saja. Aku akan terus percaya untuk yang terbaik. Aku akan terus berdiri dalam diriku tidak peduli berapa lama pun dibutuhkan!"
Tuhan ingin anda menjadi seorang pemenang, bukan seorang yang cengeng. Tidak ada alasan bagi anda untuk selamanya hidup di bawah keadaan-keadaan, selalu depresi, selalu putus asa. Tidak peduli seberapa seringnya anda terpukul jatuh, teruslah bangkit berdiri lagi. Tuhan melihat keputusan anda. Ia melihat tekad anda. Dan saat anda melakukan segala sesuatu yang dapat anda lakukan, itulah saat Tuhan akan melangkah ke dalam dan melakukan apa yang tidak dapat anda lakukan.
renungan ini dikutip dari buku "Your Best Life Now" karya Pastor Joel Osteen.
Firman Tuhan berkata, " Saat engkau sudah melakukan segala sesuatu yang engkau ketahui, teruslah berdiri teguh." ("Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu." -Efesus 6:13). Anda mungkin sedang berada dalam suatu keadaan di mana Anda telah melakkan yang terbaik hari ini. Anda telah berdoa, anda telah percaya, anda telah menaruh iman anda dengan teguh pada kebenaran firman Tuhan. Tetapi tampaknya seolah-olah tidak ada yang sedang terjadi. Sekarang anda tergoda untuk berkata, "Apa gunanya? Ini tidak akan pernah berubah!"
Jangan menyerah! Teruslah berdiri. Teruslah berdoa; teruslah percaya; teruslah berharap dalam iman. "Jangan buang keyakinanmu," satu terjemahan Alkitab mengatakan, "Besar upah yang menantinya." Tuhan akan memberikan upah kepada anda jika anda mau tetap berdiri dalam diri anda. Anda mungkin ada di rumah sakit, atau sedang berbaring tergeletak di rumah. Bahkan jika anda tidak dapat berdiri secara jasmani, tidak ada apapun yang dapat mencegah anda berdiri dalam diri anda. Penyakit itu mungkin telah membuat anda rubuh secara jasmani, tapi anda tidak perlu rubuh secara rohani atau emosional. Anda dapat terus bangkit berdiri dalam hati, pikiran dan kemauan anda.
Mungkin anda bekerja di sekitar orang2 yang selalu merendahkan anda, salah memperlakukan anda, berusaha membuat anda merasa buruk tentang diri sendiri. Biarlah pembicaraan sampah itu masuk ke dalam satu telinga dan keluar dari telinga lain. Mereka mungkin berusaha menjatuhkan anda dari luar, tetapi mereka tidak dapat menjatuhkan anda dari dalam diri anda. Jangan biarkan orang2 itu mencuri sukacita anda. Jangan biarkan masalah atau kesukaran itu membuat anda menjadi putus asa atau depresi. Tetaplah berdiri dalam diri anda.
Sebelum menjadi raja Israel, Daud dan orang-orangnya sedang keluar berpatroli satu hari, sedang melakukan apa yang Tuhan perintahkan. Tetapi sementara mereka sedang pergi, beberapa perampok menyerang kota mereka. Para perampok itu membakar runtuh rumah-rumah, mencuri harta kekayaan mereka, dan menculik wanita dan anak-anak. Saat Daud dan orang-orangnya kembali, mereka sangat hancur. Mereka meratap sampai tidak dapat meratap lagi. Tetapi sementara Daud duduk di sana sambil memperhatikan asap dan abu, ia membuat keputusan yang mengubah tujuan hidupnya. Ia terpukul jatuh dari luar, tetapi ia memutuskan bahwa ia akan bangkit berdiri dalam dirinya. Dan roh pemenang itu mulai bangkit dalam dirinya. Daripada hanya duduk-duduk diam sambil berkabung, Alkitab berkata bahwa Daud "mendorong dan memperkuat dirinya sendiri dalam Tuhan." Dengan kata lain, ia bangkit berdiri dalam dirinya. Ia berkata kepada para pengikutnya, "Ambillah perlengkapan senjatamu lagi, kita akan menyerang musuh." Dan mereka melakukannya. Sementara Daud dan para pengikutnya bertahan, Tuhan secara ajaib menolong mereka untuk mendapatkan kembali segala sesuatu yang telah dicuri dari mereka.
Anda mungkin sedang duduk-duduk saja sambil menunggu Tuhan mengubah keadaan anda. Nanti anda akan bahagia, nanti anda akan mempunyai sikap baik, nanti anda akan memberikan pujian kepada Tuhan. Tetapi TUhan sedang menunggu anda untuk bangkit berdiri dalam diri anda. Saat anda melakukan bagian anda, Ia akan mulai mengubah segala sesuatu dan bekerja secara menakjubkan dalam kehidupan anda.
Sahabatku, keadaan-keadaan anda adalah sasaran perubahan tiba-tiba, juga, khususnya saat anda mulai berdiri dalam diri anda. Saat anda menghadapi kesukaran, jangan menjadi orang yang cengeng. Jangan menjadi seorang yang suka mengeluh. Jangan bergelimpang dalam rasa mengasihani diri sendiri. Sebaliknya, milikilah sikap seorang pemenang. Dengan pertolongan Tuhan, anda dapat bangkit berdiri kembali dalam diri anda. Anda harus meperlihatkan kepada musuh bahwa anda lebih bertekad dibanding dia. Berteriaklah keras-keras jika anda harus, "Aku akan berdiri dalam iman bahkan jika aku harus berdiri seumur hidupku! Aku tidak akan menyerah dan menerima keadaan biasa-biasa saja. Aku akan terus percaya untuk yang terbaik. Aku akan terus berdiri dalam diriku tidak peduli berapa lama pun dibutuhkan!"
Tuhan ingin anda menjadi seorang pemenang, bukan seorang yang cengeng. Tidak ada alasan bagi anda untuk selamanya hidup di bawah keadaan-keadaan, selalu depresi, selalu putus asa. Tidak peduli seberapa seringnya anda terpukul jatuh, teruslah bangkit berdiri lagi. Tuhan melihat keputusan anda. Ia melihat tekad anda. Dan saat anda melakukan segala sesuatu yang dapat anda lakukan, itulah saat Tuhan akan melangkah ke dalam dan melakukan apa yang tidak dapat anda lakukan.
Thursday, April 12, 2012
Terang Cah'yaMu
Ini adalah sebuah lagu yang diciptakan serta dinyanyikan oleh Sr. Lisa Martosudjito, P.Karm.
Lagu ini pertama kali saya dengar saat berada di Lembah Karmel bulan Februari lalu.
Roh Kudus sang penghibur
Roh Kudus roh pembimbing
Tunjukkan jalanMu
Yang harus kutempuh
Ajarku tuk mengerti
Yang harus kuperbuat
TanpaMu terasa hampa
dan gelap gulita
Reff:
Ya Roh Kudus jamah hatiku
Kobarkanlah semangat baru
Kuberjalan terang cah'yaMu
Tak tersesat sampai tujuanku
UPDATE:
Cover yang saya buat dr lagu ini
Klik di sini
Lagu ini pertama kali saya dengar saat berada di Lembah Karmel bulan Februari lalu.
Roh Kudus sang penghibur
Roh Kudus roh pembimbing
Tunjukkan jalanMu
Yang harus kutempuh
Ajarku tuk mengerti
Yang harus kuperbuat
TanpaMu terasa hampa
dan gelap gulita
Reff:
Ya Roh Kudus jamah hatiku
Kobarkanlah semangat baru
Kuberjalan terang cah'yaMu
Tak tersesat sampai tujuanku
UPDATE:
Cover yang saya buat dr lagu ini
Klik di sini
Saturday, October 22, 2011
Psalm 23 -song-
As you know, i love singing! And since i bought some recording stuff such as condenser Mic with it's pop killer and lately i bought a guitar too, then i can sing whenever i want. YES!!! finally i have music instrument in my room!
Yesterday i've got a request from my friend. As i read her request, i really wanna do it! It's Indonesian Religion Song, which the lyrics are from Psalm 23.
Love God more and more!
Here is the song which i play and sing.
Bless you guys!
Subscribe to:
Posts (Atom)